Selasa, 06 September 2011

200 Masjid di Makkah Salah Kiblat

Ternyata tidak hanya di tempat yang jauh dari Ka’bah saja yang bisa salah. Sekitar 200 masjid di kota suci Makkah tidak menghadap ke arah kiblat secara benar, koran Arab Saudi melaporkan. Surat kabar Saudi Gazette melaporkan, orang-orang yang melihat ke bawah dari atas gedung-gedung tinggi yang baru di Makkah menemukan, mihrab di banyak masjid tua Mekkah tidak mengarah langsung ke Ka’bah.
Saat menunaikan sholat, warga Muslim sedapat mungkin menghadap ke Ka’bah, bahkan kalau diperlukan, bisa menggunakan kompas khusus untuk mencari arah kiblat itu. Ka’bah tersebut terletak di tengah Masjidil Haram di Makkah.

Wartawan BBC Sebastian Usher dalam laporannya mengatakan, pihak berwenang belakangan melakukan pembangunan kembali kawasan di dan sekitar Masjidil Haram.
Tetapi masjid-masjid lama di Mekah tetap dipertahankan keberadaannya. Kini bila dilihat dari gedung-gedung tinggi yang baru, sejumlah warga menemukan lokasi mihrab di sebagian masjid tersebut tidak tepat arah. Pada saat masjid-masjid tersebut dibangun kira-kira 50 tahun yang lalu, digunakan perkiraan kasar arah kiblat karena saat itu belum ada alat yang akurat
Berdasarkan koran pan-Arab, Al-Hayat, sekretaris kementrian, Tawfik Al-Sudairy mengatakan, “Tidak ada kesalahan utama, tapi perbaikan telah dilakukan terhadap beberapa masjid tua, terima kasihlah kepada teknik modern. Dalam beberapa kasus, hal itu tidak mempengaruhi pelaksana ibadah.”
Sebagian warga mengatakan ibadah mereka mungkin tidak sah. Seorang pejabat Arab Saudi mengatakan ibadah sholat mereka tidak akan terpengaruh. Sebagian orang menyarankan sinar laser dipancarkan dari kubah Masjidil Haram untuk menunjukkan arah kiblat yang tepat.
Sumber: Arab Times Online, Republika

0 komentar:

Posting Komentar